Buku ini menceritakan seorang laki-laki pengagum metologi, zhongwen ibarat kesatria tanpa kuda. Sikapnya santun dan perangainya gagah, tapi langkahnya tak tentu arah. sehingga berburu sampai ke negeri jauh untuk mencari tuhan sekaligus menemukan Asma, anak panah yang sanggup meruntuhrnkan tembok besar yang membentengi hatinya.
Buku ini menceritakan kisah cinta yang digubah dengan nuansa agamis