Text
mata yang enak dipandang
di bawah terik matahari pukul satu siang, mirta berdiri di seberang jalan depan stasiun. sosok pengemis buta itu seperti patung kelaras pisang, kering, compang-camping dan gelisah.mirta merekam lingtang-pukang lalu lintas dengan kedua telinganya.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain